Beranda | Artikel
Dampak Buruk Fitnah (Bag. 7): Sangat Masifnya Kesesatan Menyebar dan Melemahnya Kondisi Kaum Muslimin
11 jam lalu

Dampak buruk fitnah lainnya adalah ia akan membuka berbagai pintu kesesatan terhadap manusia, baik dari segi akidah maupun akhlak. Orang-orang yang menyimpang dan sesat akan semakin berani untuk menyebarkan kebatilan dan keburukan mereka, dikarenakan orang-orang yang berada di atas kebenaran tersibukkan dengan fitnah di antara mereka. Waktu mereka habis karenanya, dan perhatian mereka teralihkan dari menebarkan manfaat, menyebarkan ilmu, serta mengambil manfaat dari kebaikan.

Maka, orang-orang yang menyimpang dan sesat akan memanfaatkan keadaan tersebut. Mereka mulai berani dan terang-terangan dalam menampakkan dan menyebarkan kebatilan, menyiarkan kejahatan, mengajak kepada akhlak yang buruk dan kerusakan, atau menyeru kepada penyimpangan akidah serta pemikiran-pemikiran sesat yang menyimpang. Mereka mendapatkan kesempatan itu ketika manusia dan orang-orang baik tersibukkan oleh fitnah di antara mereka.

Hal ini menegaskan bahwa setiap Muslim wajib selalu meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terhadap fitnah yang muncul dan akibat-akibatnya.

Di antara dampaknya pula, fitnah akan menyebabkan musuh-musuh dengan mudah menguasai orang-orang beriman. Hal itu terjadi ketika para pembela kebenaran saling berselisih, pertumpahan darah meluas, urusan mereka kacau, dan persatuan mereka tercerai-berai. Musuh pun memanfaatkan peluang tersebut untuk menekan orang-orang beriman dengan berbagai bentuk tekanan.

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman,

وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ

“Dan janganlah kalian berselisih, yang menyebabkan kalian menjadi lemah dan hilang kekuatan kalian.” (QS. Al-Anfal: 46)

Wajib bagi orang-orang beriman untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fitnah yang bergejolak dan berbagai bentuk bahayanya, serta senantiasa menjaga diri dan berhati-hati darinya. Hendaknya mereka menghadap kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala dengan penuh kejujuran dan ketulusan, memohon agar Allah melindungi mereka dari fitnah yang tampak jelas maupun yang tersembunyi, memperbaiki keadaan mereka, serta mempersatukan mereka di atas kebenaran dan petunjuk.

Kita memohon kepada Allah Yang Maha Mulia, Rabb Pemilik ‘Arsy yang agung, dengan nama-nama-Nya yang terindah dan sifat-sifat-Nya yang paling mulia, Dia-lah Allah yang tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia,

Yang rahmat dan ilmu-Nya meliputi segala sesuatu, agar Dia melindungi kita dari fitnah-fitnah yang bergejolak, yang tampak maupun yang tersembunyi; menyelamatkan kita dari bahayanya, menjaga kita dengan penjagaan-Nya. Sesungguhnya Dia-lah Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa.

Semoga selawat, salam, keberkahan, dan anugerah senantiasa tercurah kepada hamba Allah dan Rasul-Nya, Nabi kita, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya.

[Selesai]

KEMBALI KE BAGIAN 6

***

Penerjemah: Chrisna Tri Hartadi

Artikel Muslim.or.id

 

Referensi:

Kitab Atsarul Fitan, karya Syekh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafizhahullah, hal. 51–54.


Artikel asli: https://muslim.or.id/112573-dampak-buruk-fitnah-bag-7.html